Surat Muslimah

Sesungguhnya orang-orang mukmin adalah bersaudara (Qs. Al hujurat : 10)

Saudaraku, islam telah mempersaudarakan kita, ikatan kita selalu menyatu sampai surga, kita bagaikan sebuah rantai, yang jika satu mata rantai saja lepas, maka akan berhamburan, kita tidak terkekang oleh nama negara, suku, budaya, atau apapun namanya, intinya, jika sudah bersaksi bahwa Allah adalah Tuhan kita, dan Muhammad adalah utusanNya, siapapun dia, meskipun seorang cina bermata sipit, atau bule berambut pirang, atau negro berkulit hitam, atau bagaimanapun, maka dia adalah saudara kita.

Bayangkan seorang saudara, selalu diliputi cinta, kasih sayang yang selalu mengalir bagai air yang jernih, bagaikan bulan purnama yang selalu di kelilingi bintang, selalu menyatu dalam setiap kehidupan, melewati suka dan duka secara bersama-sama.

Sebelumnya, marilah kita membaca sebuah surat yang di tulis seorang muslimah, dimana saudari kita yang mulia ini sedang berada di tempat yang terlibat konflik. Ukhti Fatimah di Iraq, mengadukan permasalahannya dan berbagai penghinaan, ketika semua orang terbuai di kota Iraq, semuanya serba ada, tidak sekedar menyebarkan surat saudara kami, akan tetapi membacakan pesan dari Fatimah-fatimah lain, yang berada di penjara Abu Ghorib, kami mohon pada Allah, meringankan beban mereka dan membebaskan mereka, beserta saudara kami yang berada di Iraq, dan meringankan semua permasalahan kaum muslimin dan muslimat

Aku berlindung kepada Allah, dari gangguan syaitan yang terkutuk,

Dengan menyebut Nama Allah, Yang Maha Pengasih, Maha Penyayang

Katakanlah (Muhammad), “Dialah Allah, Yang Maha Esa

Allah tempat meminta segala sesuatu

(Allah) tidak beranak dan tidak pula diperanakkan

Dan tidak ada sesuatu yang setara dengan Dia”

Saya menulis surat yang mulia ini dari kitab Allah, karena Dia lebih bermanfaat untukku dan orang muslim, saya tahu ini sudah hafal, saudaraku mujahid fii sabilillah, saya mau bilang apa sama kalian, saya bilang perut kami hamil dizinai, dari orang-orang keturunan monyet dan babi, atau saya katakan pada kalian,mereka telah menjamah badan kami, dan meludahi wajah kami, mereka merobek Al Quran yang ada di hati kami, Allahu Akbar, Allahu Akbar.

Apakah kalian tidak tahu masalah kami, atau memang kalian tidak peduli yang terjadi pada kami, kami ini saudara kalian, kami ini saudara kalian, kalian akan pertanggung jawabkan di hadapan Allah.

Demi Allah, tidak satu malam berlalu ketika kami di penjara, melainkan mereka keturunan monyet dan babi, melampiaskan nafsunya pada badan kami, kami tidak rela dengan apa yang terjadi pada kami, melainkan takut pada Allah.

Takutlah pada Allah, demi kami, bunuhlah kami bersama mereka, jangan kalian biarkan kami seperti ini, jangan kalian biarkan kami seperti ini, mereka leluasa dengan kami, dan memperkosa kami, kehormatan kami, adalah kehormatan kalian, demi Allah, takutlah pada Allah, demi kami, tinggalkan tank dan pesawat sekarang juga, datanglah kesini, penjara abu ghorib, saya saudari kalian seagama dalam islam, Fatimah…,

Mereka memperkosa saya lebih dari sembilan kali setiap hari, apakah kalian tidak punya perasaan, bayangkan kalau saudarimu sendiri yang di perkosa, kenapa kalian tidak menganggap saya saudara kalian,saya adalah saudara kalian, saya adalah saudara kalian, bersama saya sekarang ada 13 gadis, semuanya belum menikah, sudah di perkosa di bawah ancaman dan tontonan, mereka juga melarang kami sholat, mereka menelanjangi kami, mereka melarang kami memakai baju, saya tulis surat ini untuk kalian, saya tulis surat ini untuk kalian.

Seorang gadis bunuh diri setelah di perkosa secara paksa, seorang prajurit memukul dadanya, lalu memperkosa, menyiksanya dengan cara yang tidak masuk akal, dia membenturkan kepalanya ke dinding, sampai mati, karena dia tidak sanggup, padahal islam melarang bunuh diri, akan tetapi aku mengharap gadis itu, diampuni Allah, karena Dia Maha Pengasih dan Maha Penyayang.

Saudaraku, saya sampaikan pada kalian satu kali lagi, takutlah pada Allah, bunuhlah kami bersama mereka biar kami bisa istirahat,wahai mutasima

Jumat, 17 Desember 2004

Sampai disini surat Fatimah

Astagfirullah, gemuruh hati ini ketika membaca surat itu, air mata ini mengalir dengan derasnya, menyayat hati sanubari ini, sehingga tidur menjadi tidak nyenyak, dan makan tidak nikmat, tidak sadarkah kita, disini kita bisa tidur nyenyak, tertawa, bercanda, dan sebagainya, sementara saudara kita disana, melalui hari dengan berbagai kecaman dan ancaman, kita lalui ramadhan dengan tenang, makan sahur dan berbuka dengan cukup, sementara saudara kita berbuka puasa dengan darah yang mengalir deras.

Ketika engkau melihat seorang perempuan, berteriak, menangis, dan kehilangan anaknya satu persatu, ketika engkau melihat bocah-bocah kecil dibunuh siang dan malam, ketika engkau melihat para mujahid ditangkap dan ditahan,ketika engkau melihat rumah-rumah luluh lantak, lahan-lahan tersapu, ladang pertanian dibakar, ketika engkau melihat darah terpancar, organ tubuh terserak, dan makam tidak cukup lagi menampung mayat-mayat, ketika engkau melihat perusakan, pembombardiran, kezhaliman, dan pemusnahan, ketika engkau melihat serangan misil yang hanya mampu dibalas kritikan, pesawat tempur hanya dibalas dengan kecaman, bom-bom hanya dibalas dengan penuduhan tindak kekerasan, kapal perang hanya sekedar dilawan dengan kata pengingkaran, ketika engkau melihat semua ini, janganlah engkau terus minder, lalu duduk berpangku tangan, menyingkir dan berputus asa, karena hanya orang kafirlah yang pantas berputus asa dari rahmat Allah, anak muda, nyalakan semangatmu (Dr. Ragrib As-Sirjani)

-Irza Setiawan-

One Response

  1. apakah surat itu benar adanya?
    didapat dari sumber yg valid?

    kalau iya sungguh tak bisa terbanyangkan,,
    Ya Allah lindungilah saudara/saudariku disana..
    Saya tak tahu harus berbuat apa selain mendoakannya

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: