Hukum KB dalam Islam

kbFATAWA SYAIKH ABDUL AZIZ BIN BAZ RAHIMAHULLAH

Pertanyaan.
Syaikh Abdul Azin bin Baz ditanya : Apa hukum KB ?

Jawaban.
“Ini adalah permasalahan yang muncul sekarang, dan banyak pertanyaan muncul berkaitan dengan hal ini. Permasalahan ini telah dipelajari oleh Haiah Kibaril Ulama (Lembaga di Saudi Arabia yang beranggotakan para ulama) di dalam sebuah pertemuan yang telah lewat dan telah ditetapkan keputusan yang ringkasnya adalah tidak boleh mengkonsumsi pil-pil untuk mencegah kehamilan. Continue reading

Advertisements

Pemakaian Hadist Dlaif

S O A L :    

 

Pemakaian Hadist Dlaif

Betulkah boleh dipakai Hadiets dla’if untuk fadla- ilul-a’mal ? Apakah mentalqienkan orang yang sudah mati itu masuk di dalam golongan fadla-ilul-a’mal ? Bagaimana syarat memakai Hadiets itu ?

 

  Continue reading

Doa yang Dikabulkan

doa-2Doa yang Dikabulkan

S O A L :

Saya berdo’a kepada Allah minta dipanjangkan ‘umur atau minta ditambah rizki, adakah diqabulkan olehNya akan permintaan saya itu ?

J A W A B :

Do’a yang dimaksudkan di Agama, ialah meminta dengan hati yang ikhlas kepada Allah, dengan keyakinan, bahwa Allahlah bisa akan mengabulkan permintaannya itu. Meminta itu janganlah keluar daripada peraturan dan sebab-sebab yang telah diatur oleh Allah. Tuhan Allah telah menerangkan dalam Qur-an, bahwa Ia tidaklah akan mengubah aturan yang telah diperbuatNya : firman Allah :

Tidaklah engkau akan memperoleh perubahan pada peraturan Allah itu.

(Q. Al-Ahzab, 62). Continue reading

S O A L :Bolehkah seorang perempuan pergi kelain negeri dg tidak bersama mahramnya, sedang perjalanannya itu karena tabligh Agama ?

J A W A B :

Menurut Hadiets Nabi s.a.w. maka perempuan itu tidak boleh berjalan jauh kalau tidak dengan mahramnya. Sabdanya :

Janganlah seorang laki-laki dengan seorang perempuan beradau di satu tempat kalau tidak ada rnahramnva di situ, dan janganlah perempuan itu berjalan (musafir) kalau tidak dengan mahramnya,

(H.S.R. Bukharie dan Muslim),

dan

Telah berkata Abu Sa’id : Bahwasanya Nabi s.a.w. melarang perempuan berjalan dua hari atau dua malam, kalau tidak beserta dengan lakinya atau mahramnya.

(H.S.R. Bukharie dan Muslim).

dan sabdanya : Continue reading

Siapakah yang haram dinikahi?

Siapakah yang haram dinikahi?

S O A L :

 

Dua orang bersaudara : keduanya itu laki-laki se­ibu sebapa : 1 nama A, dan 1 nama B, si A itu mempunyai anak perempuan, dan si B mempunyai anak lelaki.

Bolehkah anak si A dan anak si B itu dikawinkan ?

 

J A W A B :

 

Perempuan yang tidak boleh dikawin menurut secara agama Islam, keterangannya itu sebagaimana yang tersebut di bawah ini :

 

Dan janganlah kamu menikah kepada isteri-isteri yang telah dikawin oleh bapa-bapa kamu, melainkan apa yang telah lalu, karena hal itu adalah keji dan dibenci dan jelek perjalanan. Diharamkan atas kamu ibu kamu, dan anak kamu, dan saudara kamu, dan saudara bapa kamu, dan saudara ibu kamu, dan anak saudara laki-laki kamu, dan anak saudara perempuan kamu, dan ibu (susu) yang pernah menyusui kamu, dan saudara kamu yang sesusuan, dan ibu isteri kamu, dan anak tiri kamu yang pada pe­meliharaan kamu yang dari isteri kamu yang telah kamu campuri ; tetapi apabila belum kamu campuri, maka tiada ada halangan bagi kamu, dan isteri anak kamu yang dari turunan kamu, dan di haramkan kamu mengumpulkan di antara dua saudara perem­puan (ya’ni : mengawin kedua-duanya) melainkan yang telah lalu, sesungguhnya Allah itu adalah Pengampun dan Penyayang.

(Q. An-Nisa’, 22-23).

 

Dengan firman ini kita bisa mengetahui, bahwa perempuan yang tidak boleh dikawin oleh orang Islam itu ada empat belas macam, yaitu seperti : Continue reading