Puasa Tahun 2010

Rasulullah Saw. bersabda: “Sesungguhnya di dalam surga terdapat satu pintu yang dinamakan pintu ‘al-Rayan’ yang hanya dimasuki oleh orang-orang yang berpuasa. Ditanyakan (oleh pintu tersebut): ‘Di manakah orang-orang yang berpuasa?’ Maka mereka pun masuk dari pintu tersebut. Setelah semua orang yang berpuasa memasukinya, pintu itu pun ditutup dan tak akan ada lagi yang masuk melaluinya.” (HR. Muslim, dari Sahl Ibn Sa’d). Berikut ini adalah puasa sunat sepanjang tahun 2009, mudah-mudahan bermanfaat bagi para pembaca

A. Shaum Asy-Syura

’ Tanggal 9,10,11 Muharam / 26,27,28 Desember 2009

Ditanyakan orang kepada Rasulullah saw : “Shalat manakah yang lebih utama selain shalat fardhu?, Ujar Nabi : Yaitu shalat di tengah malam. Tanya mereka lagi : Puasa manakah yang lebih utama setelah puasa Ramadhan ?, Ujar Nabi : Puasa pada bulan Allah yang kamu namakan bulan Muharram” (HR. Ahmad, Muslim, & Abu Dawud) Nabi Muhammad Saw bersabda : “Barang siapa puasa 1 hari pada 10 As-Syura menebus(dosa) tahun yang lalu). (HR Muslim). Dari Ibnu Abbas r.a berkata Rasulullah S.A.W bersabda : ” Sesiapa yang berpuasa pada hari Asyura (10 Muharram) maka Allah S.W.T akan memberi kepadanya pahala 10,000 malaikat dan sesiapa yang berpuasa pada hari Asyura (10 Muharram) maka akan diberi pahala 10,000 orang berhaji dan berumrah, dan 10,000 pahala orang mati syahid, dan barang siapa yang mengusap kepala anak-anak yatim pada hari tersebut maka Allah S.W.T akan menaikkan dengan setiap rambut satu darjat. Dan sesiapa yang memberi makan kepada orang yang berbuka puasa pada orang mukmin pada hari Asyura, maka seolah-olah dia memberi makan pada seluruh ummat Rasulullah S.A.W yang berbuka puasa dan mengenyangkan perut mereka.” Lalu para sahabat bertanya pd Rasulullah S.A.W : ” Ya Rasulullah S.A.W, adakah Allah telah melebihkan hari Asyura daripada hari-hari lain?”. Maka berkata Rasulullah S.A.W : ” Ya, memang benar, Allah Taala menjadikan langit dan bumi pada hari Asyura, menjadikan laut pada hari Asyura, menjadikan bukit-bukit pada hari Asyura, menjadikan Nabi Adam dan juga Hawa pada hari Asyura, lahirnya Nabi Ibrahim juga pada hari Asyura, dan Allah S.W.T menyelamatkan Nabi Ibrahim dari api juga pada hari Asyura, Allah S.W.T menenggelamkan Fir’aun pada hari Asyura, menyembuhkan penyakit Nabi Ayyub a.s pada hari Asyura, Allah S.W.T menerima taubat Nabi Adam pada hari Asyura, Allah S.W.T mengampunkan dosa Nabi Daud pada hari Asyura, Allah S.W.T mengembalikan kerajaan Nabi Sulaiman juga pada hari Asyura, dan akan terjadi hari kiamat itu juga pada hari Asyura !”. Dari Imam Muslim Rasulullah bersabda : “Mengerjakan puasa pada hari Arafah dapat menghapuskan dosa dua tahun, yaitu tahun yang telah lewat dan tahun yang akan datang. Sedangkan mengerjakan puasa pada hari Asyura dapat menghapuskan dosa satu tahun yang telah lampau” Hadis riwayat Ibnu Abbas ra. bahwa, Ibnu Abbas pernah ditanya mengenai masalah berpuasa pada hari Asyura. Dia menjawab, Saya tidak pernah melihat Rasulullah saw. berpuasa sehari dalam rangka mencari keutamaan yang tidak ada pada hari-hari yang lain selain pada hari ini. Begitu pula saya tidak pernah melihat Rasulullah saw. berpuasa sebulan penuh kecuali pada bulan ini, bulan Ramadan. Nomor hadis dalam kitab Sahih Muslim [Bahasa Arab saja]: 1914 Hadis riwayat Ibnu Abbas ra. ia berkata bahwa Rasulullah saw. setiba di Madinah, menjumpai orang-orang Yahudi sedang melaksanakan puasa hari Asyura. Ketika ditanya tentang puasa itu, mereka sama menjawab, Hari ini adalah hari kemenangan yang telah diberikan oleh Allah kepada Nabi Musa as. dan kaum Bani Israel atas Firaun. Karena itulah kami merasa perlu untuk berpuasa pada hari ini sebagai penghormatan kami padanya. Mendengar jawaban itu Rasulullah saw. bersabda, Kami lebih berhak atas Musa daripada kalian. Kemudian beliau menyuruh para sahabat untuk berpuasa pada hari itu.Nomor hadis dalam kitab Sahih Muslim [Bahasa Arab saja]: 1910

B. Shaum Tengah Bulan

a. 13,14,15 Muharam / 30,31 desember 2009, 1 januari 2010

b. 13,14,15 safar / 29,30,31 januari 2010

c. 13,14,15 Rabiul Awal / 28 Februari, 1,2 Maret  2010

d.13,14,15 Rabiul Akhir / 29,30,31 Maret 2010

e. 13,14,15 Jumadil Ula / 28,29,30 April 2010

f. 13,14,15 Jumadil Akhir / 27,28,29 Mei

Advertisements

Mencintai Sejantan Ali

kalau cinta berawal dan berakhir karena Allah, maka cinta yang lain hanya upaya menunjukkan cinta padaNya, pengejawantahan ibadah hati yang paling hakiki: selamanya memberi yang bisa kita berikan, selamanya membahagiakan orang-orang yang kita cintai. -M. Anis Matta- Ada rahasia terdalam di hati ‘Ali yang tak dikisahkannya pada siapapun. Fathimah. Karib kecilnya, puteri tersayang dari Sang Nabi yang adalah sepupunya itu, sungguh memesonanya. Kesantunannya, ibadahnya, kecekatan kerjanya, Continue reading

Nasihat Rasulullah Untuk Pengantin Baru

pengantinRasulullah SAW begitu romantis kepada istrinya. Beliaupun punya nasihat indah bagi setiap pengantin baru. Apa sajakah? Berikut nasihat beliau.

• MENCIUM KENING
Malam pertama begitu indah, tapi kata Rasulullah, harus diiringi doa serta memberikan sentuhan kemesraan perdana kepada istri. Rasulullah SAW bersabda: “Apabila salah seorang dari kamu menikahi wanita atau membeli seorang budak, maka peganglah ubun-ubunya lalu bacalah ‘basmalah’ serta doakanlah dengan doa berkah seraya mengucapkan: ‘Ya Allah, aku memohon kebaikannya dan kebaikan tabiatnya yang ia bawa. Dan aku berlindung dari kejelekannya dan kejelekan tabiat yang ia bawa.’” (HR. Abu Dawud, Ibnu Majah, al-Hakim).

• SALAT SUNAH
Agar pernikahan kita diiringi rida dan rahmat Allah, Rasul pun mengajarkan agar sebelum berhubungan suami istri di malam pertama hendaknya salat sunah dua rakaat lebih dulu.

Anjuran ini bisa kita lihat dalam sebuah hadis dari Abu Sa’id maula (budak yang telah dimerdekakan) Abu Usaid. Ia berkata: “Aku menikah ketika aku masih seorang budak. Ketika itu aku mengundang beberapa orang Shahabat Nabi, diantaranya ‘Abdullah bin Mas’ud, Abu Dzarr dan Hudzaifah radhiyallaahu ‘anhum. Lalu tibalah waktu shalat, Abu Dzarr bergegas untuk mengimami salat. Tetapi mereka berkata: ‘Kamulah (Abu Sa’id) yang berhak!’ Ia (Abu Dzarr) berkata: ‘Apakah benar demikian?’ ‘Benar!’ jawab mereka. Aku pun maju mengimami mereka salat. Ketika itu aku masih seorang budak. Selanjutnya mereka mengajariku, ‘Jika isterimu nanti datang menemuimu, hendaklah kalian berdua shalat dua rakaat. Lalu mintalah kepada Allah kebaikan istrimu itu dan mintalah perlindungan kepada-Nya dari keburukannya. Selanjutnya terserah kamu berdua…’” (Adabuz Zifaf fis Sunnah al-Muthahharah).

• DOA PEMBUKA
Setelah salat sunah dua rakaat, dianjurkan pula untuk berdoa. Sebagaimana hadis: “Seorang datang kepada ‘Abdullah bin Mas’ud radhiyallaahu ‘anhu, lalu ia berkata, ‘Aku menikah dengan seorang gadis, aku khawatir dia membenciku.’ ‘Abdullah bin Mas’ud berkata, ‘Sesungguhnya cinta berasal dari Allah, sedangkan kebencian berasal dari setan, untuk membenci apa-apa yang dihalalkan Allah. Jika isterimu datang kepadamu, maka perintahkanlah untuk melaksanakan salat dua rakaat di belakangmu. Lalu ucapkanlah (berdoalah): “Ya Allah, berikanlah keberkahan kepadaku dan isteriku, serta berkahilah mereka dengan sebab aku. Ya Allah, berikanlah rezeki kepadaku lantaran mereka, dan berikanlah rezeki kepada mereka lantaran aku. Ya Allah, satukanlah antara kami (berdua) dalam kebaikan dan pisahkanlah antara kami (berdua) dalam kebaikan.” (lihat di Kitab al-Mushannaf).

• MINUM SEGELAS AIR
Sebelum memulai hubungan kali pertama, Rasul berpesan agar jangan terburu-buru. Alangkah baiknya dimulai dengan kelembutan dan kemesraan. Misalnya, dengan memberinya segelas air minum atau yang lainnya. Sebagaimana hadis Asma’ binti Yazid binti as-Sakan r.a., ia berkata: “Saya merias ‘Aisyah untuk Rasulullah SAW. Setelah itu saya datangi dan saya panggil beliau supaya menghadiahkan sesuatu kepada ‘Aisyah. Beliau pun datang lalu duduk disamping ‘Aisyah. Ketika itu Rasulullah SAW disodori segelas susu. Setelah beliau minum, gelas itu beliau sodorkan kepada ‘Aisyah. Tetapi ‘Aisyah menundukkan kepalanya dan malu-malu.” ‘Asma binti Yazin berkata: “Aku menegur ‘Aisyah dan berkata kepadanya, ‘Ambillah gelas itu dari tangan Rasulullah SAW!’ Akhirnya ‘Aisyah pun meraih gelas itu dan meminum isinya sedikit.” (HR. Ahmad di kitab Adabuz Zifaf fis Sunnah al-Muthahharah)

• DOA SEBELUM BERHUBUNGAN
Subhanallah, Islam begitu indah mengatur hubungan suami istri. Setiap kali akan berhubungan suami istri, selalu diingatkan untuk senantiasa berdoa: “Bismillah, Allahumma jannibnaasy syaithaana wa jannibisy syaithaana maa razaqtana.”

Artinya: “Dengan menyebut nama Allah, Ya Allah, jauhkanlah aku dari setan dan jauhkanlah syaitan dari anak yang akan Engkau karuniakan kepada kami.” (HR. Bukhari dan Muslim).

Rasulullah SAW juga bersabda: “Maka, apabila Allah menetapkan lahirnya seorang anak dari hubungan antara keduanya, niscaya syaitan tidak akan membahayakannya selama-lamanya.” (HR. Bukhari, Muslim).

Bekal Menuju Surga

republika – Dalam sebuah hadis yang diriwayatkan Imam Thabrani, Abu Darda berkata, “Rasulullah SAW telah memberi wasiat kepadaku agar aku melihat kepada orang yang lebih rendah daripadaku dan tidak melihat kepada orang yang berada di atasku, mencintai orang-orang miskin dan mendekati mereka, menyambung tali silaturahim dengan orang yang memutuskan hubungan denganku, berkata atas nama Allah dan tidak takut dalam menegakkan kebenaran di jalan Allah, tidak meminta apa pun dari orang lain, dan memperbanyak bacaan hawqalah. Sesungguhnya semua itu adalah bekal menuju surga.”

Ada beberapa prinsip hidup yang terkandung dalam hadis di atas yang jika dipegang teguh akan mengantarkan setiap Muslim menjadi penghuni surga.

Pertama, tidak tergoda oleh gemerlap kenikmatan dunia. Ia selalu melihat kepada orang yang lebih rendah dalam hal urusan dunia. Dengan begitu, ia tidak akan diperbudak oleh nafsu untuk mengejar kenikmatan dunia. Baginya, kepuasan yang sesungguhnya bukan karena melimpahnya harta dan benda, tetapi karena keberhasilannya mensyukuri nikmat Allah SWT. Rasulullah SAW bersabda, “Bukanlah kekayaan itu dengan melimpahnya harta dan benda, melainkan kekayaan itu adalah kekayaan jiwa.” (HR Abu Ya’la).

Kedua, meningkatkan ibadah sosial. Dalam hidup, setiap Muslim tidak hanya cukup dengan ibadah ritual tetapi juga ibadah sosial. Ini dapat dilakukan dengan memberi perhatian kepada orang miskin. Sikap ini akan melahirkan kesadaran bahwa hikmah perbedaan kondisi kehidupan manusia adalah agar satu sama lain saling menolong. Menyambung tali silaturahim dengan orang yang telah memutuskan hubungan dengan kita juga merupakan bentuk ibadah sosial. Ini hanya bisa dilakukan oleh orang yang ikhlas dan berjiwa besar. Rasa kasih sayang telah mengalahkan prasangka buruk terhadap orang lain. Rasulullah SAW bersabda, “Barang siapa yang ingin dilapangkan rezekinya dan dipanjangkan umurnya, maka hendaklah ia menyambung tali silaturahim.” (HR Bukhari Muslim).

Ketiga, berjuang menegakkan kebenaran di jalan Allah. Ini adalah perjuangan yang sangat mulia di sisi Allah. Orang yang yakin atas pertolongan Allah, ia tidak akan mundur dalam memperjuangkan kebenaran. Puncak kebahagiaan adalah ketika kebenaran berhasil mengalahkan kebatilan. Allah berfirman, “Kebenaran itu datang dari Tuhanmu. Dan janganlah kamu sekali-kali termasuk orang-orang yang ragu terhadap kebenaran itu.” (QS. 2:147).

Keempat, hidup mandiri dan tidak bergantung kepada orang lain. Ini berarti bahwa setiap orang diperintahkan untuk berusaha dan bekerja dalam memenuhi kebutuhan hidupnya. Hidup sederhana dengan hasil keringat sendiri lebih baik daripada hidup berlimpah tetapi dari pemberian orang lain. Rasulullah SAW bersabda, “Tidaklah sekali-kali seseorang itu makan makanan lebih baik daripada apa yang dimakannya dari hasil jerih payahnya sendiri. Dan Nabi Daud AS itu makan dari hasil jerih payahnya sendiri.” (HR. Bukhari). [Muhammad Irfan Helmy]

HIV… OH MY GOD !!!

HIV / AIDS, Oh My God ….!!!!!!!

            Hai…. Gimana kabarnya coy… baek2 aja kan… klo denger kata HIV/AIDS, pasti temen2 dah mikir atau membayangkan suatu penyakit yang mengerikan. Iya khan…, ngaku aja dech loe…

Memank sich penyakit yang satu ini telah banyak memakan korban, and obatnya pun masih belum ditemukan, jadi wajar2 aja tuh kalo temen2 punya pikiran yang seperti itu. Sekarang kan bulan desember, jadi kira2, peristiwa apa yang terjadi di bulan ini teman2…, ayo, coba ingat2 dulu,,, yg pastinya bukan hari natal ya…,he..3, kita relax dulu, senam otak, mencoba muter2 pikiran, tapi jangan sampai kayak komedi puter yee…, entar mabok lagi…,  he..,ayo.. dah ingat gak…

Dlm otak temen2 pasti sudah ada yang berpikiran,        ” Wah… kayaknya ada kaitannya ama peristiwa HIV /AIDS neh ”. Yaeyalah… jelas aja berpikiran begitu, soalnya judulnya aja tentang HIV/AIDS… he…he…he… Uhuk..Uhuk…, duh jadi batuk neh.., oke dech aku bocorin… Jadi pada tanggal 1 desember merupakan hari AIDS sedunia yg ditetapkan oleh WHO sejak taon 1988. Temen2 pasti penasaran kan tentang penyakit HIV/AIDS. Oke sebelum acara kita berlanjut saksikanlah komersial break berikut ini ( ah ngaco nich… ” Biar kayak di TV2 githu dech….)… Continue reading

Hafal Al-Quran, why not

Hafal Al Quran, Why Not

 

Guys! Pernah ngerasa iri ga ama hafizh/hafizhah? Ngapain mesti iri?! Coz org yg hafal Al-Qur’an itu kaya’ org yg punya banyak baju. Jadi pas ketemu Allah waktu shalat, Allah bangga ama dia coz slalu modis. He3x! Kalo hafalannya dikit, apa g’ malu2in pake ‘baju’ itu aja? Truz gimana caranya biar bisa jd hafizh/hafizhah? Mo tau? à

l Ikhlas

Wah, kaya’ lagu mas Ian nih! Yg jelas, stiap perbuatan tu hrs dibarengi dg niat yg ikhlas Lillahi ta’ala, biar hasilnya good.

l Buat target hafalan stiap hari

Ini penting, bro! Ibarat perang, ini adalah taktiknya. Kalo ga pake taktik, mati deh… & lbh baik mulai dikit demi dikti, lama2 akan lbh besar dr bukit

l Pahami artinya

Biar m’lekat di hati loe, & agar loe paham apa yg loe baca. Biar loe ga spt burung, suaranya bagus & enak didengar, tp ga tau apa yg dibaca. Kasiiaaan dech loe…!!!

l Sering2 mengulang hafalan

Iya lah! Biar ga lupa!

l Jaga mata, jaga hati

Ini penting lho! Coz, dulu ada ulama yg hilang hafalannya gara2 cuma liat betis cewe’. Hihihi…

l Istiqomah & Never give up

Yakin loe bisa, coz loe manusia. Optimis donk!

l Tawakal & berdo’a

Manusia emang t’batas, tp dg senjata ini, loe bs memungkinkan yg ga mungkin. Hohoho….

           

Gampang kan? Tentu gampang donk kalo dibarengi ama niat yg kuat, coz dimana ada kemauan di situ ada jalan. Jika udah ada jalan, ngapain lg susah2 buat jalan. J

 

 

Pahlawannya pahlawan? Siapa sih???

Pahlawannya pahlawan ?Siapa Sih ???

Cay,Ciy,Cuy,Cey,Coy…

Senang rasanya bs kembali nulis buat temen2 yg haus bacaan, moga ni b’manfaat g’  hanya buat ana, saya, ulun & beta, tp buat temen2 yg pnuh smangat ngebaca ne coretan,he..he..

Oh…ana lupe,piye kabare? Kaipa haluka/ki? Ikaga desu ka? Mudah2an fine aza n smoga slalu d’hangatkan oleh cahaya iman n ilmu. N ana ngucapin ohayÕ gozaimasu yg baca ne coretan saat pagi, konnichiwa yg baca saat siang, konbanwa yg baca saat malam & oyasuminasai yg baca sbelum bobo, biar yg g’ smangat jadi smangat n yg lagi smangat nambah smangatnya baca ini coretan. Krn smangat ente2 ngebaca bisa ngerangsang impuls saraf/neuron yg bisa mningkatkan kemampuan ente m’cerna informasi n ngusir yg namanya virus baca yg b’genus ngantuk n b’spisies mantul,he.. okezh, kayanya sudah cukup tele2 n basa-basinya, nanti smangat ente jadi basi. To the point aja, explorer kita kali ini akan menelusuri yg namanya pahlawan, ato hero istilah Paliwaranya.

 

Pahlawan??? Makhluk apa tuh???

Masa loe2 g’ tau(kateroo!). menurut kms lngkap bhs indonesia, phlwn adl pembela kebenaran (kaya lagunya ninja hatori). Wow… umum bgt kan coy, kayaknya hewan n binatang pun bisa jadi pahlawan, asal ngebela kebenaran. Apalagi kita, ya g’? tp, sebenarnya pahlawan tdk segampang itu ngebela kebenaran, pasti ada resiko n pengorbanannya. Sesuai pepatah gue ”Tdk ada asap tanpa pngorbanan BBM” (ah..ngarang!). so, kita smua dpt nyimpulin bahwa yg namanya pahlawan adl makhluk hidup yg b’juang & b’korban, baik itu material/nonmaterial  buat ngebela kebenaran. Dan akan menjadi pahlawan yg utama jika p’juangannya karna Allah azzawajalla. Continue reading