Sosiologi Bab 2

Proses dan Interaksi Sosial

—waktu muda yang seorang pemimpi dan pengkhayal besar, tapi super minder. Saya menghabiskan banyak malam tanpa tidur, untuk membayangkan kebesaran dan keindahan hidup yang akan saya capai di masa depan, dengan rencana-rencana yang mengagumkan orang lain. Sekarang saya lebih segera bertindak menjadikan rencana saya sebagai kenyataan.
—Proses sosial adalah cara-cara berhubungan yang dilihat apabila orang perorangan dan kelompok-kelompok sosial saling bertemu dan menentukan sistem serta bentuk-bentuk hubungan tersebut. Artinya proses sosial merupakan  pengaruh timbal balik antara pelbagai segi kehidupan bersama, misalnya sosial dengan politik, ekonomi dan hukum, dan sebagainya
—Interaksi sosial merupakan syarat utama terjadinya interaksi-interaksi sosial
—
—Interaksi Sosial terbagi menjadi 3
—
—a. Perorangan dengan perorangan
—b. Kelompok dengan kelompok
c. perorangan dengan kelompok
—Berlangsungnya suatu proses interaksi didasarkan kepada berbagai faktor diantaranya
—
—1. Imitasi, suatu keinginan untuk meniru orang lain.
—2. Sugesti, berlangsung apabila seseorang memberi

suatu pandangan atau suatu sikap  yang berasal

dari dirinya, kemudian di terima oleh pihak lain.

3. Identifikasi, merupakan kecendrungan untuk

menjadi sama dengan pihak lain

4. Simpati, suatu proses dimana seseorang merasa

tertarik pada pihak lain, dorongan utama adalah

keinginan untuk memahami pihak lain

 

—-Kehidupan terasing
—Ditandai dengan ketidakmampuan  untuk mengadakan interaksi sosial dengan pihak lain.

Tak peduli kau menjadi sekuat apa, jangan pernah kau menanggung bebanmu sendiri, niscaya kau akan gagal

-Uciha Itachi –

 

Bentuk – bentuk interaksi

—1. Kerjasama
—Timbul apabila orang menyadari bahwa mereka mempunyai kepentingan-kepetingan yang sama dan pada saat yang bersamaan mempunyai pengetahuan dan pengendalian terhadap diri sendiri untuk memenuhi kepentingan-kepentingan tersebut
—Terdiri dari
—- Bargaining, pertukaran barang atau jasa
—- kooptasi, penerimaan unsur baru dalam kepemimpinan atau pelaksanaan politik
—- Koalisi, kombinasi dua organisasi atau lebih untuk tujuan yang sama
—- Join venture, kerjasama dalam pengusahaan proyek tertentu
—2. Akomodasi
— Suatu proses yang mmenunjuk pada usaha-usaha manusia untuk meredakan suatu pertentangan agar tercipta kestabilan
—
—Bentuk-bentuk Akomodasi
—a. Coercion, adalah suatu bentuk akomodasi yang prosesnya  dilaksanakan karena ada paksaan
—b. Compromise, adalah suatu bentuk akomodasi dimana pihak terlibat saling mengurangi tuntutannya agar terjadi penyelesaian terhadap perselisihan yang ada
—C. Arbitration, merupakan cara untuk mencapai compromise apabila pihak yang bersangkutan tidak bisa mencapainya sendiri
—d. mediation, seperti arbitration,namun pihak ketiga bersikap netral dan tidak ikut campur,hanya sebagai penasehat saja
—e. conciliation, usaha mempertemukan keinginan dari pihak lawan agar tercipta kesepakatan
—f. Toleration, merupakan bentuk akomodasi tanpa persetujuan sebelumnya
—g. statemate, pihak yang bertentangan mempunyai kekuatan seimbang dan berhenti pada suatu titik tertentu
—h. Adjudication, yaitu penyelesaian dalam sengketa pengadilan

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: