Pesona Pandangan

Di lubuk hati terdalam
Benih Cinta mulai berkembang
Diliputi rasa kebahagiaan
Selalu teringat sang pujaan
Namun saat kubaca FirmanNya
Jagalah pandangan demi kemuliaan
Hatiku terbesik rasa keraguan
Ada apa dengan pandangan
Mungkin pesona Yusuf terlalu hebat
Membuat semua pandangan menjadi terpikat
Sehingga cinta Zulaikha tumbuh mengakar kuat
Wahai Cantik
izinkan kami berevolusi diri
bantulah kami dalam menjaga pandangan
tutuplah auratmu demi kemuliaan
jangan biarkan kami terlena karena wewangian tubuhmu
pelihara telinga kami dari kelembutan suaramu
niscaya kamu akan mendapat kemuliaan disisi Allah
di doakan ribuan malaikat
dan dicemburui para bidadari surga

Amuntai, Sabtu 20 Februari 2010, pukul 3.25 siang
HambaNya yang berusaha menepis jerat syaitan
Meski air mata menitik tak tertahankan

Irza Setiawan

One Response

  1. asslamualaikum….., salam kenal kenal ya Kak….,,,,, aku suka puisi Kakak . kak, kalau boleh tanya , gimana caranya agar gak takut nulis , aku pengeen banget nulis cerpen dan kalo bisa novel,sekarang aku sudah punya puisi, sbelumnya syukran!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: