Amal Yaumi

AMAL YAUMI

PANDUAN AMAL SEHARI SEMALAM

“Wahai Anak Adam, sejatinya dirimu hanyalah potongan-potongan masa, jika berlalu satu hari maka lenyap pula sebagian (diri)mu”. (Al-Hasan Al-Basri) Ketika anda mengenal Allah, membenarkan janji-Nya dan menyadari betapa pendeknya umur, maka wajib untuk tidak menyia-nyiakan umur yang singkat ini. Sesungguhnya jiwa itu jika hanya berhenti pada satu aktivitas saja (kemudian menganggur) niscaya akan mengalami penyimpangan. Merupakan kebijakan jika seseorang beralih dari satu amal kebajikan yang lain.

SEJAK MATAHARI TEBIT HINGGA WAKTU DHUHA YAKNI TIGA JAM DARI BAGIAN WAKTU SIANG.

– Shalat Dhuha – Mengerjakan hal-hal yang berhubungan dengan manusia seperti menengok orang sakit, mengantarkan jenazah, menghadiri majelis ilmu (belajar), atau mencukupi kebutuhan seorang muslim. Jika sama sekali tidak melakukan itu, sibukkanlah dengan membaca Al-Quran atau dzikir. SEJAK MATAHARI TERGELINCIR HINGGA USAI SHALAT DZUHUR –

Menjawab adzan seperti yang dibaca muadzin – Shalat sunnah empat rakaat, karena pintu-pintu langit terbuka ketika itu. – Shalat Dzuhur dengan berjamaah. – Shalat sunnah empat rakaat dan sesudahnya. WAKTU ASHAR HINGGA MATAHARI MULAI MENGUNING

– Shalat empat rakaat di antara adzan dan iqomah. – Shalat Ashar berjamaah – Berdoa, berdzikir, membaca Al-Quran dan berfikir. – Yang paling utama adalah membaca Al-Quran, menghayati, dan memahaminya.

KETIKA MATAHARI TENGGELAM SAMPAI WAKTU ISYA’

– Shalat magrib berjamaah – Memperbanyak ibadah hingga waktu isya’

TIDUR

– Berwudhu – Bertaubat sebelum tidur – Menghilangkan rasa kebencian kepada sesama muslim, tidak pula berniat menzhaliminya dan tidak berniat melakukan dosa setelah bangun dari tidurnya. – Berdoa dengan doa yang disyariatkan. – Mengumpulkan kedua telapak tangan lalu membaca Al-ikhlas, Al-Falaq, dan An-Naas seraya menghembuskan nafas di tangan. Lalu mengusapkan kedua telapak tangan ke bagian tubuh yang bisa di jangkau sebanyak 3 kali. – Berbaring di atas tubuh bagian kanan. – Membaca tasbih 33x – Membaca tahmid 33x – Bertakbir 33x – Membaca ayat kursi.

WAKTU SEPERENEM TERAKHIR MALAM HINGGA SUBUH ATAU WAKTU SAHUR

– Banyak istighfar, Karena Allah berfirman : “ Dan di waktu-waktu sahur (jelang fajar) malam mereka memohon ampun (kepada Allah)”. (Qs. Adz-Dzariat:18) – Memperbanyak Doa WAKTU DHUHA HINGGA DZUHUR – Mencari ma’isyah (bekerja) seperti pergi ke pasar, ke kantor atau yang lain. Jangan lupa berdzikir kepada Allah di tengah kesibukan dan hendaknya qana’ah dengan rezeki yang di dapat. – Qailullah (tidur sejenak di waktu siang) agar bisa melakukan shalat tahajud. USAI SHALAT BA’DIYAH DZUHUR SAMPAI ASHAR – Memperbanyak dzikir dan shalat – Mempelajari ilmu-ilmu yang bermanfaat – Bisa juga melanjutkan mencari ma’isyah.

KETIKA SINAR MATAHARI MENGUNING HINGGA TERBENAM

– Membaca tasbih – Istighfar – Muhasabah – Menutup hari dengan amal shalih dan seperti sedekah. WAKTU ISYA’ HINGGA MENJELANG TIDUR – Shalat di antara dua adzan – Shalat isya berjamaah – Shalat sunnah ba’diyah – Shalat Witir kecuali bagi mereka yang sudah terbiasa melakukan shalat di waktu malam. – Setelah witir membaca Subhanaa maliikii kudduuss “ Maha Suci Raja (Allah) yang maha suci.” 3x

BERAKHIRNYA SEPARUH MALAM HINGGA MALAM HANYA TINGGAL SEPERENAMNYA

– Bangun tidur membaca Alhamdulillaa hillajii ahyaanaa bagdamaa amatanaa wailahinn nusur “ Segala puji bagi Allah yang telah menghidupkan kami setelah kematian kami dan kepada-Nya kami akan kembali.” – Membuka shalat malam dengan 2 rakaat ringan. – Shalat malam 2 rakaat 2 rakaat – Shalat witir – Banyak berdoa

ANTARA TERBIT FAJAR KEDUA HINGGA TERBIT MATAHARI

– Shalat sunnah fajar di rumah – Shalat subuh berjamaah di masjid – Berdzikir dengan dzikir yang di sya’riatkan setiap usai shalat wajib. – Berdoa – Berdzikir – Membaca Al-Quran – Menghafal Catatan : Jenis amal pada masing-masing waktu bisa berbeda di antara satu dengan yang lain, atau berbeda porsi dan takarannya. Tergatung apakah dia sebagai ahli ibadah, atau sebagai ‘ alim, atau sebagai orang yang mencari ilmu, sebagai peimpin, atau karyawan. Sumber : Amal Yumi, Panduan amal sehari semalam oleh : Imam Ibnu Qudamah Al-Maqdisi *Amal Yaumi ini saya ambil dari bonus majalah Ar-Risalah edisi 91 Januari 2009

2 Responses

  1. matur suwun buat artikelnya semoga bermanfaat

  2. Amin.. Jazakumullahu khairan katsira silaturahminya, semoga menambah keberkahan umur bagi kita

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: