Menelusuri Jati Diri

jati-dirimuMenelusuri Jati Diri

By : Irza Setiawan

“Jati Dirimu”,Apaan sih?Lagi-lagi Saya harus berpikir lama ketika diminta menulis coretan ini. Pantaskah? Ini bukan soal pantas atau tidak pantas, ini soal tanggung jawab dihadapan Allah, saya sangat takut jikalau dari tulisan ini malah lbih banyak memberikan mudharat daripada manfaat bagi para pembaca, atau malah mnimbulkan titik ksombongan di hati saya sbagai pnulis, ada sebuah hadist shahih yg mengatakan,tidak akan masuk surga apabila ada ksombongan di hati se2orang, meskipun sebesar biji zarah skalipun, Na’udzubillaahi min dzaalik!.Saya harus jujur,bahwa saya ini belumlah apa2,blajar menulis juga baru kemarin sore,Namun mengingat bgitu banyaknya desakan & dukungan dari tman2, sayapun tidak kuasa mnolaknya,mudah2an ini mnjadi amal ibadah yg mndatangkan banyak barakah,& djauhkan dari sgala hal yg mndatangkan kemadaratan bagi kita,baik didunia ini maupun diakhirat nanti, Amin,intinya apabila ada kebenaran dari tulisan ini,ini brasal dari Allah SWT,& apabila ada ksalahan & kekhilafan,ini brasal dari saya selaku makhlukNya yg lemah.

Begitu banyak masyarakat yg bingung karena berbagai bacaan, buku, maupun guliran wacana yg marak bertebar. Ya, logika berpikir massa rusak, pandangannya tentang tata nilai kacau, opini2nya rancu, & caranya menyikapi realita tak lagi sehat.Hanya karena tulisan. Tulisan yg mengatasnamakan ‘fakta berbicara’,inilah kenyataan dilapangan, apa mau dikata beginilah realitanya,& jangan bawa2 agama! Skedar untuk menjaja kemurkaan Allah.

Menurut Salim A. Fillah, masih banyak orang shaleh, tetapi tak banyak diantara mereka yg memperjuangkan keshalehan menjadi jamak.Banyak yg apatis.Banyak yg skedar mencukupkan diri bershaleh ria di dalam mihrabnya & tak merasa mengganggu & terganggu atas polah orang lain.Lalu siapa yg akan mnjadi golongan trselamatkan,smentara apatisme tlah menggubah prtanyaan kpada mreka sejak ribuan tahun lalu

“ Dan ingatlah ketika suatu ummat(yang apatis) diantara mreka berkata,”Buat apa kalian peringatkan kaum yang Allah Sendirilah yang akan membinasakan atau mengadzab mereka dengan ‘adzab yang sangat?”.Mereka (para pencegah kemungkaran) berkata,”(Peringatan itu) sebagai alasan pelepas tanggung jawab di hadapan Rabb kalian,dan agar mereka(orang-orang yang bermaksiat)bertaqwa.Maka tatkala mereka melupakan apa yang diperingatkan kepada mereka,Kami selamatkan orang-orang yang melarang dari perbuatan buruk,dan Kami siksa orang-orang yang zhalim dengan ‘adzab yang keras sebab mereka fasiq adanya.”(Al A’raaf 164-165)

Jadi?Tetaplah menulis keagungan dan kemuliaan Islam yg mungkin oleh mata2 putus asa dipandang sebagai idealisme tanpa bukti.Subhanallah,padahal,demi Allah,Islam hidup,aktif,bergerak,& berdetak dalam kseharian manusia2 yg hari2 ini mulai kmbali tertampilkan. Kibaran jilbab, kejujuran, kesantunan, kemuliaan akhlak,penjagaan nilai2 Ilahiah.Segalanya

Siapa Seh Loe!!!

Saudaraku,renungkanlah,siapa diri kita,apakah kita sudah termasuk sebagai makhukNya yg taat kepadaNya,bisa jadi kita begini bukan karena kesalehan kita smata,melainkan karena ridha Allah atas org2 yg kita sakiti,yg mreka balas sakit hatinya dengan doa kmuliaan bagi kita,mungkin kita bgini berkat doa para pembantu yg tidak prnah kita hargai jasa baiknya,tetapi mreka sabar bangun malam & meminta kita diberi hidayah.Mungkin kita begini karena doa kdua orang tua kita yg tiada henti2nya agar memiliki anak yg shaleh & shalehah,pdhal bgitu sring kita mlukai hatinya,mgkin kita bgini karena doa yg tulus dari seorang pengemis yg kita lempari dgn uang seratus rupiah, tidak ada jalan bagi kita untuk mnjadi sombong & takabur,kcuali kita harus malu & jujur kpada diri sndiri.Harta yg Allah titipkan kpada kita,tak jarang kita nafkahkan skedar sisa dari uang jajan kita.Zakat enggan kita bayarkan.Kita sedekahkan kpada seseorang sesuatu yg paling lusuh dengan cara yg paling memalukan.Bahkan,kita lebih suka membeli barang2 yg mahal untuk kita pamerkan kpada org lain daripada mnafkahkan harta di jalan Allah utk bekal kpulangan kita.

Lalu,lihatlah bgaimana kita bersujud kpada Allah,dari waktu 24 jam dalam sehari yg Allah berikan kepada kita,sujud sering kita percepat.Bahkan,kalau perlu hampir tidak pernah ingat kpada Allah Yang Mahaagung.Di manakah letak amal baik kita?Nikmat dari Allah tiada henti & tiada terputus,sdangkan pengkhianatan kita juga tiada henti & tiada terputus.Lihatlah apa yg Allah titipkan bagi jalan kesombongan kita.Otak kita dicerdaskan sdikit oleh Allah.Kita diberi kesempatan utk sekolah & kuliah.Namun,itu malah membuat kita jadi petantang-petenteng menganggap rendah org tua kita yg pendidikannya tdk setinggi kita.Menganggap rendah pembantu kita yg pendidikannya tdk stinggi kita.Mengganggap rendah org lain yg tdk prnah mengeyam pendidikan stinggi kita,padahal demi Allah,saudara2ku,otak ini adalah milik Allah.Jikalau Allah mngambil be2rapa bagian saja,niscaya kita tdk bisa mengingat apapun.Sungguh!Gelar & pangkat adlah lambang kbodohan bgi orang yg takabur.Malu kita dberi otak,ttapi sulit mngenal Allah,Padahal,otak kita ini tunduk dmi mngejar keagungan Allah.Ingatlah baik2,hanya kain kafan yg akan mnemani kita saat pulang nanti.Tidak harta,pangkat,& juga jabatan.Semua itu adalah topeng sjenak yg tdk berharga sama sekali,kcuali jika pnyandangnya memiliki rasa syukur & takwa kpada Allah.

Istilah Remaja

Kamu prnah gak mncoba mnerjemahkan istilah Masa Remaja?Ya…,istilah yg kamu jalanin skarang,mnurut Mbak Y. Singgih D. Gunarsa(1983) msa remaja mrupakan masa peralihan dr msa anak2 kemasa dewasa,mliputi smua perkembangan yg dialami sbagai persiapan memasuki masa dewasa tersebut,ksimpulannya gini,masa muda itu mrupakan suatu periode dlm perkembangan hidup manusia,smenjak brakhirnya masa kanak2 sampai datangnya masa dewasa.Masa rmaja berlangsung dri sekira 11-13 tahun sampai 18-20 tahun,scara umumnya begitu,namun dlm kenyataannya,stiap orang mempunyai tempo perkembangan yg berbeda2,artinya,ada orang yg menalami fase perubahan yg cepat & ada yg lambat.Menurut bahasa kirata-nya(Sunda:dikira2 nyata) Kata R-E-M-A-J-A maksudnya:

R (Romantika Kehidupan)

Kamu akan diartikan sbagai salah satu bagian dalam kehidupan manusia pada umumnya.Masa kamu mrupakan saat yg paling indah & penuh dgan romantika kehidupan.Kamu akan menemukan hal2 manis yg sbelumnya gak pernah kamu temukan.

E (Emosinya Labil)

Kebanyakan dari kamu atau seusiamu blum mampu mengendaikan emosi scara baik,kamu masih mudah terpancing atau gampang tersinggung oleh hal2 sepele, karena itu,emosi kamu harus disalurkan kpada hal2 positif.

M (Merdeka dalam Menjalani Kehidupan)

Merdeka dalam menjalani hidup,itulah yg menjadi impian kamu ketika kamu sudah nggak tahan untuk segera masuk pada masa dewasa.Sebelum masa itu,kamu kewalahan mnerima gempuran & pembatasan ruang gerak dr mereka yg merasa lebih tua atau dewasa darimu.

A (Angan-angannya Tinggi)

Kamu pasti mempunyai angan2,harapan,atau cita2 yg tinggi,cita2 ini penting agar tujuan hidupmu itu jelas,dengan demikian,angan2 atau harapanmu dapat memberikan arah,apa yg harus kamu lakuin atau apa yg mesti harus kamu hindari.Intinya,ketika kamu punya angan2,kamu akan tahu apa yg mesti dipersiapkan dalam menjemput impian itu,akan tetapi,dalam menentukan cita2,kamu harus realistis,maksudnya dalam mnentukan cita2,kamu harus menyesuaikan dengan potensi,bakat,dan kemampuan yg kamu miliki.

J ( Jembatan Menuju Kedewasaan )

Kamu sedang menjalani masa2 transisi dari kanak2 menuju dewasa.Secara fisik,nggak remaja lagi,tetapi secara psikologis,belum dewasa atau mandiri.Pada masa ini,kamu sedang mencari identitas diri. ”Aku ini siapa?” Keberhasilanmu dalam menyelesaikan tugas melewati jembatan ini,akan memengaruhi kesuksesanmu di kemudian hari.

A ( Asa atau Harapan Bangsa )

Suatu saat nanti,kamu pasti akan diminta tanggung jawab atas perbuatan atau keputusan yg berkaitan dengan keluarga ataupun orang lain.Jangan salah,meskipun mereka nggak menuturkannya secara lisan,kamu akan merasakan bahwa segala sesuatu yang kamu perbuat mesti dipertanggung jawabkan.Lebih terasa lagi,jika kamu sudah merasa jauh dari ortu,baik itu meneruskan studi keluar kota maupun menikah.

Jadi,kamulah tumpuan harapan ortu.Ke sononya sih,bangsa & negara kamu.Maju mundurnya suatu bangsa & negara dimasa depan,sangat bergantung kepada para pemuda saat ini.Ya elo itu pemudanya!Karena,elo merupakan pemimpin bangsa di masa depan. Cieeeh… Nah,lho,elo siap nggak?

Ketika kamu menjalani masa muda,tentu tidak selamanya berjalan dengan lancar dalam menjalani kehidpan sehari2.Oleh karena itu,kamu harus pandai membawa diri.Kamu juga harus mampu memilah mana yang benar atau mana yg salah,atau apa yg harus dilakukan & apa yg mesti dihindari.

Ini pesan buat kita yang mesti direnungkan, ”Masa remaja itu ibarat barang pecah belah.Apabila nggak hati2 membawanya, bisa jatuh & pecah.” ( Irza Setiawan, Source : Berbagai Sumber, Blog : www.irzasetiawan.wordpress.com )

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: