Siapakah yang haram dinikahi?

Siapakah yang haram dinikahi?

S O A L :

 

Dua orang bersaudara : keduanya itu laki-laki se­ibu sebapa : 1 nama A, dan 1 nama B, si A itu mempunyai anak perempuan, dan si B mempunyai anak lelaki.

Bolehkah anak si A dan anak si B itu dikawinkan ?

 

J A W A B :

 

Perempuan yang tidak boleh dikawin menurut secara agama Islam, keterangannya itu sebagaimana yang tersebut di bawah ini :

 

Dan janganlah kamu menikah kepada isteri-isteri yang telah dikawin oleh bapa-bapa kamu, melainkan apa yang telah lalu, karena hal itu adalah keji dan dibenci dan jelek perjalanan. Diharamkan atas kamu ibu kamu, dan anak kamu, dan saudara kamu, dan saudara bapa kamu, dan saudara ibu kamu, dan anak saudara laki-laki kamu, dan anak saudara perempuan kamu, dan ibu (susu) yang pernah menyusui kamu, dan saudara kamu yang sesusuan, dan ibu isteri kamu, dan anak tiri kamu yang pada pe­meliharaan kamu yang dari isteri kamu yang telah kamu campuri ; tetapi apabila belum kamu campuri, maka tiada ada halangan bagi kamu, dan isteri anak kamu yang dari turunan kamu, dan di haramkan kamu mengumpulkan di antara dua saudara perem­puan (ya’ni : mengawin kedua-duanya) melainkan yang telah lalu, sesungguhnya Allah itu adalah Pengampun dan Penyayang.

(Q. An-Nisa’, 22-23).

 

Dengan firman ini kita bisa mengetahui, bahwa perempuan yang tidak boleh dikawin oleh orang Islam itu ada empat belas macam, yaitu seperti :

  1. Bekas isteri bapanya.

  2. Ibunya yang melahirkan dia.

  3. Anaknya sendiri.

  4. Saudaranya sendiri.

  5. Saudara bapanya.

  6. Saudara ibunya.

  7. Anak dari saudaranya laki.

  8. Anak dari saudaranya perempuan.

  9. Perempuan yang pernah menyusui akan dia.

  10.  Saudara sesusu.

  11. Ibu isterinya.

  12. Anak tirinya yang ibunya sudah dicampuri olehnya.

  13. Isteri anaknya sendiri.

  14. Saudara isterinya jika dia masih hidup.

 

Jadi selain dari salah satu mereka itu, boleh dikawin olehnya lantaran Allah telah berfirman pada sesudah Ayat itu begini :

 

Dan dihalalkan bagi kamu selain dari itu.

 

 

Firman ini ada menunjukkan, bahwa kawin dengan perempuan anak saudara bapanya itu boleh, ya’ni tidak dilarang oleh Allah.

11 Responses

  1. Askum. kenalan lah…

  2. alhamdulilah..
    terima kasih atas pencerahannya

  3. Bagaimana dgn QS. Al-Ahzab (33) ayat 50. mohon pencerahannya, jika saya salah pengertian.

  4. aq pnya sodara tp masih sodara jauh,,,,
    bleh gak aq nikah ma dia..
    mhon saranna!!!

  5. saya mau nanya jadi g mana kalau saudara dari nenek saya,punya anak dari istri keduanya.dan anaknya itu skarang jalan ama sy apa saya bisah menikah dengan dia.orang bilang dia tante kecil saya

    tolong di jawab

  6. apakah menikah dengan keponakan mantan suami haram??

  7. assalamu’alaikum,
    mau tanya nieh.. gimana lw pasangan kita itu tgl, bulan, thun lahir’y tu sama dengan kita, tapi tidak ada ikatan saudara??? bolehkah untuk menikah???

  8. syukron khairon.

  9. ,anak dari saudara bapak blh dinikahi???
    ,
    ,ada dua org laki”,yang satu A dan yg satu B,lh yg A i2 suka dgn C dan B suka dgn D,,,,sdgkan ayah darie C dan D i2 sedarah ataw kakak adx,,,,dn A dan B i2 kakak adx,,,,g5n hukumnya???

  10. apakah sungguh benar? Lok anak perempuan dr saudarah laki2 ayah sekandung boleh dinikahi??

  11. bagaimana dgn anak perempuan dr saudara laki2 ayah blh d nikahi…???smntara anak laki2 dr saudara laki2 ayah trmasuk dlm urutan org2 yg bs mnjadi wali nikah…..

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: