Film Mengaku Rasul ( sesat )

Film Mengaku Rasul ( Sesat )

 

Film ini dibuat untuk jadi inspirasi dan bekal masyarakat, khususnya generasi muda terhadap fenomena aliran sesat yang marak terjadi di tanah air, bahkan di manca negara

Kisah kerasulan yang melatari cerita Mengaku Rasul ini berangkat dari banyaknya ajaran sesat dimana pemimpin ajaran itu mengaku sebagai rasul baru yang diutus untuk melakukan penyucian aqidah penganutnya. Inilah yang terjadi pada Guru Samir (Ray Sahetapi). Lewat padepokannya, Guru Samir memanfaatkan agama untuk meraih harta dan kekuasaan
 
Sebuah desa di daerah Jawa Barat diresahkan oleh sebuah padepokan yang dipimpin Ki Baihaqi (Reza Pahlevi) dan Guru Samir (Ray Sahetapy). Padepokan yang tadinya adalah sebuah pesantren, kini berubah menjadi padepokan sesat. Guru Samir yang berdakwah di sana bahkan mengaku Rasul.

Tak sedikit mukjizat yang diperlihatkan Guru Samir untuk meyakinkan pengikutnya. Salah satunya adalah ia sering terlihat berada di dua tempat sekaligus.

Rianti (Jian Bantari) seorang mahasiswa yang sedang bimbang karena masalah keluarga dan masalah percintaan dengan sang kekasih pun ikut termakan ajaran sesat Guru Samir.

Orang tua Rianti bahkan sampai mengutus Ajie (Alblen Fillindo) kekasih Rianti untuk menyusul anak mereka ke padepokan. Kejadian demi kejadian dialami Ajie, namun tak juga dapat membuka mata dan hati Rianti.

Suatu hari Marni, salah satu murid padepokan itu hamil, janin yang ada di kandungannya adalah anak Guru samir. Warga yang marah pun meminta pertanggungjawabanya. Namun dengan sikap munafik, Guru Samir membantah tuduhan tersebut. Ia bahkan berani memotong tangannya demi membuktikan kebenarannya. Ajaibnya, tangannya yang terputus dapat tersambung kembali.

Kemarahan warga tak sampai di situ, beramai-ramai mereka membakar padepokan. Rianti pun menjadi korban. Anehnya Guru Samir yang ikut terbakar kembali bangkit dari kematian. Teka-teki apa yang ada di balik kesaktian Guru Samir?

Berbeda dengan film religi yang lain, film Mengaku Rasul produksi Star Vision ini menyajikan jalan cerita yang berbeda. Penonton dibuat bertanya-tanya hingga akhir cerita. Mungkin itu adalah pengaruh gaya dari sang sutradara Helfi Kardit yang biasa membuat film misteri seperti ‘Miracle’ dan ‘Bangku Kosong’.

Seperti film-filmnya yang lain, Film Herfi Kardit yang terbaru ini juga dapat memainkan emosi penonton. Didukung akting total Ray Sahetapy dengan gaya teatrikal.

Namun sayang akting Rianti yang dimainkan Jian Bantari masih sangat timpang apabila disandingkan dengan Ray. Akting Jian terkesan masih kaku dan sangat datar.

Namun secara keseluruhan, penggarapan film ini cukup baik. Mulai dari setting tempat hingga make up para pemain terlihat sangat natural dan tidak belebihan.

Semakin gencarnya para penyeru kesesatan untuk membela aqidah dan pemahaman sesat mereka sudah diingatkan oleh Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wasallam. Munculnya pemahaman dan keyakinan akan adanya Nabi dan Rasul yang terakhir setelah Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wasallam adalah salah satunya. Sangat banyak kaum muslimin yang terjerumus dalam keyakinan ini, bahkan ada beberapa orang yang mengaku muslim yang ikut-ikutan, bahkan mati-matian membela aqidah Rasul/Nabi Baru ini.

 

 

3 Responses

  1. Bagoes bgts film nya. Mnggambrkan keaadan negeri ku yg skrg.

  2. mengingatkan gw pada si Irwan gw kenal dia di sebuah pondok pesantren terkenal di Bandung, dia sholatnya rajin tapi suka ngaku ngaku Malaikat Iszroil terkadang ngaku Jesus. Ini beneran gw kaga becanda

  3. mengingatkanku pada kisah mohammad

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: