Tekhnik Menulis

Tekhnik Menulis

 

Penulis terkenal, Stephen J. Spignesi dalam bukunya 6 Steps to Being an Authority on Any Subject memberikan kiat praktis menjadi penulis andal dalam teknik “ Enam Langkah, Tujuh Pertanyaan”. Enam langkah yang harus anda lakukan jika ingin berhasil menulis itu sebagai berikut :

 

Langkah 1 : Pencelupan

            Langkah pertama ini tidak membutuhkan penulisan apa pun, tetapi lebih pada banyak membaca, juga bertanya pada sumber yang tahu. Disinilah ditemukan kebenaran mereka yang mengatakan, kemampuan menulis berkaitan erat dengan kekuatan membaca. Orang yang kurang membaca hamper bisa dipastikan tak bisa menulis karya dengan baik. Dari banyak membaca inilah data yang diperlukan untuk menulis terkumpul. Dan pada langkah ini, anda harus mencari tahu sebanyak mungkin tentang subjek anda.

 

Langkah 2 : Catatan-Catatan

            Pada langkah kegua ini, anda harus memandu diri anda untuk mencatat hal-hal penting dan terpenting dari data-data yang telah anda dapat. Pilihlah yang terbaik dari semua data dan informasi kasar yang telah anda temukan. Anda sudah waktunya untuk mulai menulis pikiran acak, frase, pertanyaan, bayangan, dan ide lain yang berhubungan dengan subjek anda, yang akan berfungsi sebagai dasar untuk artikel, buku, makalah, pidato, dan lain sebagainya.

 

Langkah 3 : Tinjauan ulang dan berpikir

            Ini adalah langkah balik. Anda meninjau ulang bahan-bahan dan catatan-catatan yang telah anda pilih, dan yang tidak anda pilih. Anda lihat kembali, pikirkan kembali apa yang telah anda pelajari dan amati.

 

Langkah 4 : Daftar Isi

            Pada tahap ini atur kekacauan. Susun kerja anda. Buat garis besar apa yang akan anda tulis, bahkan jika bisa sampai sub-sub yang paling kecil. Liha dengan seksama begian per bagian;pembukaan, tengah, dan akhir.

 

Langkah 5 : Bab Demi Bab

            Inilah saatnya menulis, bab demi bab. Gabungkan bahan-bahan itu sesuai garis yang telah anda buat. Perkaya dengan bahan yang lain milik anda. Tulis dengan penuh percaya diri

 

Langkah 6 : Tinjauan ulang dan perbaikan

            Sekarang, setelah tulisan anda selesai, anda jangan langsung puas. Teliti kembali dan tulis ulang dengan perbaikan, revisi dan pengembangan. Bahkan jika perlu pemangkasan hal-hal yang diangap mengganggu. Inilah saatnya anda mengedit naskah anda. Anda harus memperhatikan hal-hal sepele yang bisa mengganggu keindahan tulisan anda.

                  

                                                                                                                             Sumber : Fenomena Ayat-ayat Cinta

 

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: