Amal Yaumi March 5, 2009
Posted by irzasetiawan in Sekilas Info.2 comments
AMAL YAUMI
PANDUAN AMAL SEHARI SEMALAM
“Wahai Anak Adam, sejatinya dirimu hanyalah potongan-potongan masa, jika berlalu satu hari maka lenyap pula sebagian (diri)mu”. (Al-Hasan Al-Basri) Ketika anda mengenal Allah, membenarkan janji-Nya dan menyadari betapa pendeknya umur, maka wajib untuk tidak menyia-nyiakan umur yang singkat ini. Sesungguhnya jiwa itu jika hanya berhenti pada satu aktivitas saja (kemudian menganggur) niscaya akan mengalami (more…)
Puasa Sepanjang Tahun 2009 February 22, 2009
Posted by irzasetiawan in Sekilas Info.add a comment
Puasa Tahun 2009
Rasulullah Saw. bersabda: “Sesungguhnya di dalam surga terdapat satu pintu yang dinamakan pintu ‘al-Rayan’ yang hanya dimasuki oleh orang-orang yang berpuasa. Ditanyakan (oleh pintu tersebut): ‘Di manakah orang-orang yang berpuasa?’ Maka mereka pun masuk dari pintu tersebut. Setelah semua orang yang berpuasa memasukinya, pintu itu pun ditutup dan tak akan ada lagi yang masuk melaluinya.” (HR. Muslim, dari Sahl Ibn Sa’d). Berikut ini adalah puasa sunat sepanjang tahun 2009, mudah-mudahan bermanfaat bagi para pembaca
A. Shaum Asy-Syura
’ Tanggal 9,10,11 Muharam / 6,7,8 Januari
Ditanyakan orang kepada Rasulullah saw : “Shalat manakah yang lebih utama selain shalat fardhu?, Ujar Nabi : Yaitu shalat di tengah malam. (more…)
Jet Tempur Non Awak June 10, 2008
Posted by irzasetiawan in Sekilas Info.Tags: Add new tag, Millenium
add a comment
Jet Tempur non awak
Tak lalu larut dalam kesedihan gara-gara terlibas dalam program JSF, Boeing kembali bangkit dengan burung besi aduan terbarunya, X-45. Konsep yang disandang adalah jet tempur non awak, atau punya nama lain UCAV (Unmanned Combat Aerial Vehicle). Program senilai 191 juta dollar AS ini merupakan ujud dari kerja bareng antara DARPA (Defense Advanced Research Project Agency), AU AS, dan Boeing Phantom Works.
Berbeda dengan mesin-mesin nir awak lain macam Global Hawk dan Predator, kemampuan X-45 lebih difokuskan pada fungsi tempur. Tugas yang diemban juga bukan asal ikutan bertempur saja. Dimasa datang, spesies baru mesin perang udara ini akan ditugasi melumpuhkan jaringan pertahanan lawan atau SEAD (Suppression of Enemy Air Defence). Asal tahu saja, menurut perhitungan militer, tugas SEAD dianggap sebagai operasi paling berbahaya dan paling banyak memakan korban lantaran digelar pada hari-hari pertama pecahnya konflik. Dengan menggunakan UCAV, semua risiko tadi bisa saja diabaikan.
Selain risiko operasional, angin segar juga berhembus untuk ongkos produksi dan operasional yang mesti dianggarkan. Kalkulasi pihak pabrikan menyimpulkan, biaya produksi sebuah UCAV lebih murah 65 persen ketimbang pesawat tempur berawak. Selain itu, biaya operasional dan perawatan juga ditanggung lebih murah 75 persen dibanding pesawat konvensional.
Meski punya seabreg kelebihan, untuk urusan rancang-bangun memang mesti dikaji lebih dalam. Sistem propulsi dan desain bentuk misalnya, diwajibkan mampu mendongkrak kelincahan pesawat berdimensi panjang 9 m dan rentang sayap selebar 11,3 m ini. Belum lagi airframe yang mesti tahan menggotong beban senjata macam bom pintar JDAM seberat minimal 3.000 pon.
Walau terkesan rada rumit, namun program X-45 berhasil membuka langkah pertama era jet tempur tanpa awak. Buktinya, 22 Mei lalu, selama kurang lebih 14 menit, X-45A untuk pertama kalinya mengudara. Kejadian ini jelas membuat pihak pabrikan bisa bernafas lega. Pasalnya, sebelumnya uji coba mengalami beberapa kali penundaan akibat cuaca buruk yang terus menyelimuti pusat uji coba Dryden (Dryden Flight Research Centre), Lanud Edwards, California.
Kalau tak ada aral melintang, rencananya UCAV bakal dioperasikan AU sepenuhnya pada era 2007-2010. Tak hanya itu, saat ini di atas kertas Boeing masih mereka-reka generasi penerus X-45A, yaitu X-45B. Dipastikan selain lebih sakti, varian B punya dimensi lebih besar dari varian A.(avi)






